Tampilkan postingan dengan label KasihNya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KasihNya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juli 2012

K A S I H K A R U N I A

  dft, Efesus, 2:8, by Wilmard Manohas, S.Th
   Kasih karunia Tuhan adalah perkenan Tuhan kepada seseorang bukan karena hak atau jasa orang itu untuk menerimanya. Jadi kasih karunia tidak memperlakukan kita sebagaimana patut diperlakukan oleh Allah terhadap orang berdosa kepadaNya, melainkan menurut kebaikan hatiNya yang penuh kasih dan disampaikan kepada kita tanpa memandang kepada balasan yang patut bagi perbuatan-perbuatan kita. Dengan demikian kesucian Allah telah di bela dan dipuaskan dengan kematian AnakNya untuk menggantikan kita. Kini Ia dapat meneruskan kepada kita kasih-karuniaNya.Tiga aspek yang dinyatakan dalam kasih karunia:
1.   Keselamatan Oleh Kasih Karunia
      Allah menyelamatkan orang-orang berdosa oleh kasih karunia, dan tidak ada jalan
keselamatan lain diberikan kepada manusia (Kisah Rasul 4:12). Kasih karunia yang menyelamatkan adalah kasih Allah yang tak terbatas dan yang tidak ditahan-tahan bagi orang-orang yang terhilang, yang bertindak sesuai dengan tuntutan-tuntutan keadilanNya sendiri yang tepat dan tak dapat berubah melalui korban kematian Kristus. Kasih karunia adalah lebih dari pada kasih; itulah kasih yang dilepaskan sebebas-bebasnya dan menjadi pemenang yang jaya atas hukuman-hukuman keadilan Allah terhadap orang berdosa.
Apabila Ia menyelamatkan seorang berdosa oleh kasih karunia, perlulah bagi Allah untuk menyelesaikan setiap dosa, karena kalau tidak demikian dosa-dosa itu harus dihukumkan dengan demikian menghalangi kasih karuniaNya, ini telah Ia perbuat dalam kematian anakNya. Juga perlu supaya setiap kewajiban harus dibatalkan, dan untuk maksud ini keselamatan telah dijadikan suatu pemberian mutlak dari Allah (Yoh 10:28; Roma 6:23; Efesus 2:8). Demikian juga, setiap kebaikan manusia perlu dikesampingkan, supaya bagaimanapun juga perkara yang ditunaikan Allah tidak berdasarkan kebaikan manusia melainkan berdasakan kasih karuniaNya semata-mata (Roma 3:9; 11:32; Galatia 3:22). Karena setiap unsur manusia dikesampingkan, Injil kasih karunia merupakan pemberitaan kasih karunia Allah yang berkuasa, menebus, dan mengubah, yang memberikan hidup kekal dan kemuliaan kekal kepada semua orang yang mau percaya.
2.     Pemeliharaan Keselamatan Dalam Kasih Karunia
     Program pemeliharaan-pemeliharaan ilahi oleh kasih karunia menunjukkan bahwa hanya oleh kasih karunia Allah memelihara mereka yang telah diselamatkan. Setelah menyediakan suatu cara yang olehnya Ia dapat bertindak bebas dari tuntutan-tuntutan keadilanNya sendiri terhadap dosa, setelah menghilangkan setiap kewajiban manusia untuk memberi imbalan, dan setelah mengesampingkan untuk selama-lamanya setiap kebaikan manusia, Allah hanya harus meneruskan penggunaan kasih karunia untuk orang yang telah diselamatkan supaya keselamatannya terpelihara selama-lamanya. Hal ini diperbuatNya sebagai berdiri teguh di dalam kasih karunia( Roma 5:2; 1 Petrus 5:12)
3.     Kasih Karunia Sbg Suatu Peraturan Hidup Bagi Orang-Orang Yang Telah Diselamatkan
      Allah memberikan juga suatu peraturan hidup bagi orang yang telah diselamatkan berdasarkan prinsip kasih karunia. Allah mengajar mereka yang telah diselamatkan dan dipelihara bagaimana mereka harus hidup dalam kasih karunia dan bagaimana mereka boleh hidup bagi kemuliaanNya yang kekal. Sebagaimana hukum memberikan suatu peraturan perilaku yang lengkap untuk Israel, demikian pula Allah telah memberikan suatu peraturan perilaku bagi pengikut-pengikut Kristus. Jadi apa yang ia perbuat di bawah kasih karunia tidaklah diperbuatnya untuk memperoleh perkenan Allah, tetapi hal itu diperbuatNya karena ia sudah diperkenan di dalam yang kekasih. Hal itu tidak dilaksanakan di dalam kekuatan daging, tetapi hal itu merupakan perwujudan danRoh Kudus yang di dalamnya. Itulah hidup yang dijalani atas prinsip iman:”Orang yang benar akan hidup oleh iman”.

Minggu, 01 Januari 2012

GUNAKAN WAKTUMU TUHAN BESERTAMU

dft..Kolose 4:5, khotbah Kunci Tahun,
by Pdt. Diolina Ohoiwirin, S.Si Th

Kalau kita berbicara mengenai waktu, kita tahu bahwa waktu tidak dapat diputar ulang artinya waktu akan berjalan maju dan maju dan tidak akan mundur lagi . waktu terus berjalan maju, hari-hari hidup kita di dunia ini terbatas.
Menyadari bahwa akan ada pertanggungjawaban atas hidup ini, ada beberapa hal penting yang akan kita renungkan bagaimana kita harus menyingkapi atau mempergunakan waktu yang ada sebagai Anugrah Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama ?
1.Anggaplah bahwa hari yang kita lalui misalnya hari ini adalah hari dimana Yesus akan datang kembali. Memang kita tidak tahu kapan Yesus akan datang kembali, oleh karena itu hiduplah seolah-olah Yesus akan datang hari ini. Jika kita percaya bahwa Yesus bisa datang kapan saja termasuk hari ini/saat ini kita pasti akan mengisi hari-hari hidup kita setiap hari dengan hal-hal yang baik. Kita akan lebih mengasihi Dia dan mengasihi sesama serta selalu setia padaNya dan siap sedia setiap waktu.

2.Gunakan waktu dengan bijak, pakai setiap kesempatan untuk sesuatu yang baik dan membangun. Kita bertanggung jawab untuk setiap waktu yang Tuhan berikan dalam hidup ini. Itu sebabnya jangan pernah menyia-nyiakan waktu yang ada tanpa berkarya atau melakukan sesuatu yang baik. Gunakan kesempatan yang ada untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dan untuk melayani Dia.

3.Perlakukanlah setiap orang seolah-olah kita tidak akan bertemu mereka lagi. Jika kita tahu bahwa satu-satunya waktu yang kita miliki bersama-sama orang-orang tertentu hanyalah hari ini, maka kita akan menggunakan waktu ini sebaik-baiknya untuk mengasihi dan memperlakukan mereka dengan baik. (mis dalam keluarga suami, istri,anak2)

Jangan lagi kita menunda/menunggu untuk melakukan hal –hal yang baik, karena kesempatan yang sama tidak pernah datang untuk kedua kalinya. Hari esok yang kita harapkan belum tentu ada. Karena itu, isilah hari-hari hidup kita dengan sesuatu yang baik, kasihilah Tuhan dan sesama dan lakukanlah semuanya hari ini dan bukan esok.
Seberapakah orang yang sudah diberkati dengan kehadiran kita? Kita sendirilah yang menentukan. ? ( didalam keluarga, lingkungan, tempat kerja, dalam pelayanan )
Janganlah hanya sekedar kita berpikir bagaimana kitamenghabiskan waktu, tetapi berpikirlah bagaimana menggunakannya. Pergunakanlah waktu yang ada dengan bijak sehingga hidupmu dapat berbuah dan nama Tuhan Yesus dipermuliakan.
Tinggal beberapa jam lagi kita mengakhiri tahun 2011 dan akan masuk pada tahun baru 2012, 365 hari sudah kita lewati dari tanggal 1 jan sampai 31 Des saat ini, dimana dalam satu tahun ini tentunya dalam hidup tiap hari ada suka maupun duka, ada kesuksesan yang kita capai, tapi juga ada kegagalan yang kita alami.
Pelajaran apakah yang dapat kita tarik dari pengalaman –pengalaman yang lalu untuk menentukan langkah-langkah kita di tahun yang akan datang ? ( mari kita renungkan itu dan terapkan itu bersama –sama keluarga kita suami istri anak2 yang kita kasihi pada malam perenungan kel) sehingga di tahun yang baru kita lebih baik lagi, sesungguhnya yang lama sudah berlalu dan yang baru akan datang, ) jadi ciptakanlah kehidupan keluarga-keluarga kristen yang baik , bukanlah kehidupan keluarga yang hancur, berantakan, ada perceraian, pertengkaran, perselisihan, tetapi justru kita berusaha untuk menciptakan kehidupan keluarga kristen yang baik, dalam rumah maupun diluar rumah. ( Rumah tangga yang dikatakan bahagia bukan rumah tangga yang tanpa konflik tapi rumah tangga yang bahagia adalah keluarga yang mampu untuk menyelesaikan setiap konflik dalam rumah tangganya. )
Jemaat .....Ucap syukurlah kepada Tuhan untuk berkat-berkat yang Tuhan berikan selama tahun2011 dan kesempatan hidup sampai saat ini, kita ada sampai hari ini ditapal batas tahun 2011-2012 semua adalah anugrah Tuhan, dan kalau Tuhan berkenan kita ada di tahun 2012 itu juga adalah anugrah Tuhan, karena itu marilah kita mengambil komitmen saat ini untuk mau mengisi hari-hari hidup kita dengan kebaikan dan kasih.

Ketika engkau merasa lelah dan patah semangat karena usaha dan kerja kerasmu sepertinya tidak menghasilkan buah, Tuhan tahu bahwa engkau sudah berusaha keras.
Ketika engkau menangis sekian lama dan hatimu hancur karena kesedihan, Tuhan menghitung setiap tetes air matamu.
Ketika engkau merasakan hidupmu terkatung-katung dan engkau terus menanti dalam waktu yang panjang tanpa ada kepastian, Tuhan menanti bersamamu.
Ketika engkau sendirian dan teman-temanmu begitu sibuk sehingga meneleponpun mereka tidak sempat, Tuhan ada disisimu.
Ketika engkau berpikir bahwa engkau sudah mencoba segala sesuatu namun engkau selalu menemukan jalan buntu, Tuhan setia mendampingimu mencari jalan keluar.
Ketika banyak hal yang tidak masuk akal dan engkau ragu serta frustasi karena semuanya itu, Tuhan mempunyai jawabannya.
Ketika matamu bercahaya karena melihat adanya harapan yang menjanjikan, saat itu Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu baik adanya dan banyak hal yang membuatmu berterima kasih, itu bukti bahwa Tuhan telah menopangmu.
Ketika sesuatu yang menyukakan hati terjadi dan engkau dipenuhi dengan rasa takjub, saat itu Tuhan sedang tersenyum padamu.
Ketika engkau memiliki tujuan untuk dicapai dan impian untuk diwujudkan, Tuhan sedang membuka matamu dan memberimu inspirasi.


Ingatlah selalu bahwa dimanapun engkau berada dan apapun yang engkau hadapi, Tuhan mengetahui semuanya. Jangan pernah merasa sendiri atau berkecil hati, karena Tuhan tahu semua yang engkau alami. Dia tidak hanya mengetahui, tetapi Ia juga menyediakan jalan keluar dan jawaban untuk setiap pergumulan dan keluh kesahmu. Cari dan hampiri Dia dalam setiap keadaan, maka engkau akan merasakan sentuhan kasihNya yang berkuasa memulihkan keadaanmu, menghapus air matamu dan menjadikan segala sesuatu yang tidak mungkin manjadi mungkin bagimu. Bersyukurlah selalu atas kehadiranNya.

Tuhan memberkati AMIN.
Met taun baru 2012